Apa Itu Format IEEE?
IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah gaya sitasi yang menggunakan sistem penomoran dengan tanda kurung siku [1]. Gaya ini standar di bidang teknik elektro, informatika, komputer, dan sains terapan.
In-Text Citation (Sitasi dalam Teks)
IEEE menggunakan nomor dalam tanda kurung siku, berurutan sesuai kemunculan pertama dalam dokumen:
Satu sumber: Metode ini terbukti efektif [1].
Beberapa sumber: Beberapa penelitian mendukung [1], [3], [5].
Rentang: Hasil yang konsisten ditemukan [1]–[4].
Dengan nama: Menurut Harahap [2], metode ini...
Penting: Nomor sitasi berdasarkan urutan kemunculan pertama dalam dokumen, bukan urutan alfabet.
Daftar Pustaka (References)
Daftar pustaka diurutkan berdasarkan nomor sitasi (bukan alfabet). Format penulisan nama: inisial depan, lalu nama belakang.
Artikel Jurnal
[1] D. Harahap, "Analisis performa deep learning untuk klasifikasi citra," J. Teknik Informatika, vol. 12, no. 3, hlm. 45–58, 2023.
Buku
[2] A. Siregar, Pengolahan Sinyal Digital. Jakarta, Indonesia: Penerbit ITB, 2021.
Paper Konferensi
[3] R. Amalia dan B. Santoso, "Implementasi IoT pada smart campus," dalam Proc. Seminar Nasional Teknologi Informasi, Surabaya, Indonesia, 2022, hlm. 120–125.
Website
[4] Kementerian Kominfo, "Peta Jalan Transformasi Digital Indonesia," kominfo.go.id. https://www.kominfo.go.id/peta-jalan (diakses 15 Mar. 2024).
Skripsi/Tesis
[5] F. Rahman, "Optimasi algoritma routing pada jaringan sensor nirkabel," Skripsi, Dept. Teknik Elektro, Univ. Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia, 2023.
Aturan Penting IEEE
- Penomoran — berdasarkan urutan kemunculan pertama, bukan alfabet
- Nama penulis — inisial nama depan + nama belakang lengkap (D. Harahap, bukan Dina Harahap)
- Judul artikel — dalam tanda kutip, huruf kecil (kecuali kata pertama dan nama diri)
- Nama jurnal — dicetak miring, disingkat sesuai standar IEEE
- et al. — digunakan jika lebih dari 6 penulis
- DOI — cantumkan jika tersedia: doi: 10.xxxx/xxxxx
Nomor Sitasi Sebagai Bagian Kalimat
Ini yang membedakan IEEE dari gaya lain: nomor dalam kurung siku boleh diperlakukan sebagai kata benda di dalam kalimat, bukan sekadar catatan di akhir.
Benar: Metode yang diusulkan dalam [3] mencapai akurasi 94%.
Benar: Harahap [2] melaporkan hasil serupa.
Benar: Seperti ditunjukkan pada [5, Gbr. 2], polanya konsisten.
Hindari: Menurut referensi [3], metode ini…
Kata “referensi” atau “pustaka” sebelum nomor bersifat mubazir — kecuali nomor itu berada di awal kalimat, di mana Anda memang perlu kata pengantar: “Referensi [3] menunjukkan…”
Untuk menunjuk bagian tertentu dari sebuah sumber, tambahkan keterangannya di dalam kurung siku yang sama: [5, hlm. 45], [5, Tabel 2], atau [5, Bab 3].
Penomoran Ulang Saat Menyisipkan Referensi
Masalah paling melelahkan dalam IEEE: Anda sudah menulis sampai [24], lalu perlu menyisipkan satu sumber baru di BAB II. Sumber baru itu menjadi [8], dan seluruh nomor setelahnya bergeser satu — di dalam teks maupun di daftar pustaka.
Mengerjakannya manual hampir selalu meninggalkan sisa: satu nomor terlewat, atau satu entri daftar pustaka tertinggal di posisi lama. Penguji menemukannya dengan cepat karena nomor di teks tidak cocok dengan isi daftar pustaka.
Tiga cara menghindarinya:
- Selesaikan pengumpulan referensi lebih dulu, baru mulai menyisipkan sitasi. Mengurangi penyisipan di tengah, meski tidak menghilangkannya.
- Gunakan fitur referensi silang di Word (cross-reference) sehingga nomor diperbarui otomatis. Cara ini berhasil, tetapi rapuh saat dokumen digabung atau disalin antar berkas.
- Gunakan pengelola sitasi yang memelihara penomoran sendiri.
Singkatan Nama Jurnal
IEEE menyingkat nama jurnal di daftar pustaka. IEEE Transactions on Neural Networks and Learning Systems ditulis IEEE Trans. Neural Netw. Learn. Syst. Singkatannya mengikuti daftar resmi IEEE, bukan disingkat sendiri.
Journal → J. Transactions → Trans. Proceedings → Proc.
International → Int. Conference → Conf. Symposium → Symp.
Computer → Comput. Engineering → Eng. Technology → Technol.
Untuk jurnal nasional yang tidak punya singkatan baku, sebagian kampus meminta nama ditulis lengkap. Ini salah satu titik yang paling sering berbeda antarpedoman — periksa panduan program studi Anda sebelum menyeragamkan seluruh daftar.
Jumlah Penulis dan Penulisan Nama
Nama ditulis inisial lebih dulu, nama belakang di akhir — kebalikan dari APA. Untuk karya dengan banyak penulis, IEEE mencantumkan hingga enam nama; jika lebih dari itu, tulis penulis pertama diikuti et al.
Dua penulis: D. Harahap dan A. Siregar
Tiga penulis: D. Harahap, A. Siregar, dan R. Amalia
Lebih dari enam: D. Harahap et al.
Untuk nama Indonesia yang terdiri atas satu kata, tulis apa adanya tanpa memaksakan inisial. Nama seperti “Suryanto” tetap “Suryanto”, bukan “S. Uryanto”.
Empat Kesalahan yang Paling Sering Terjadi
- Mengurutkan daftar pustaka menurut abjad. IEEE mengurutkannya menurut nomor, yang berarti menurut urutan kemunculan pertama di naskah. Kebiasaan dari APA sering terbawa ke sini.
- Nomor di teks tidak cocok dengan daftar pustaka. Hampir selalu akibat penyisipan referensi di tengah tanpa penomoran ulang menyeluruh.
- Judul artikel dicetak miring. Dalam IEEE, judul artikel diapit tanda kutip; yang dicetak miring adalah nama jurnal, judul buku, atau nama prosiding.
- Menomori ulang untuk sitasi berulang. Sumber yang sama memakai nomor yang sama setiap kali dikutip. Tidak ada nomor baru, dan tidak ada “ibid.”
Perbedaan IEEE vs APA
| Aspek | IEEE | APA 7th |
|---|---|---|
| Sistem | Penomoran [1] | Author-date (Siregar, 2020) |
| Urutan daftar pustaka | Urutan kemunculan | Alfabet |
| Format nama | D. Harahap | Harahap, D. |
| Bidang umum | Teknik, Komputer, Sains | Sosial, Pendidikan, Psikologi |
Sitasi IEEE Otomatis dengan TulisPaper.id
Ganti gaya sitasi dalam 1 klik. Penomoran IEEE otomatis berdasarkan urutan kemunculan di dokumen.
Mulai Gratis